Institut Agama Islam Syarifuddin Seriusi Kurikulum KKNI standar Nasional DIKTI

Pengembangan Kurikulum Perspektif KKNI (Krangka Kualifikasi Nasional Indonesia) merupakan hal penting demi potensi mahasiswa IAI Syarifuddin Lumajang. KKNI akan diterapkan di IAI Syarifuddin kedepannya.

Bukti keseriusan IAI Syarifuddin terapkan kurikulum perspektif KKNI adalah antusiasnya para ketua program studi yang mengikuti workshop Pengembangan Kurikulum Perspektif KKNI yang mengacu terhadap standar nasional DIKTI.

Workshop tersebut dilakukan di Auditorium GreenSya UIN Surabaya, yang di adakan oleh Kopertais 4 (selaku koordinator dari IAIS.red). workshop dilakukan selama sehari, pada hari Senin (03/05/2016) yang dibagi perkelompok mengikuti program studi masing-masing di ruang berbeda.

IAIS Lumajang sendiri mengutus enam ketua program studi, sesuai program studi yang ada di IAIS lumajang. Samsul Arifin selaku kaprodi Pendidikan Agama Islam (PAI), H. Halim Sidiq ketua Prodi Pendidikan Guru Madrasah Ibtidaiyah (PGMI), Imaduddin Yusuf dari Ekonomi Syariah (Esy), Zainil Ghulam dari Prodi Manajemen Dakwah (MD), Haidar Idris dari prodi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan kaprodi Bimbingan Konseling Islam (BKI) yaitu Muhammad Farid.

Menurut salah satu peserta workshop tersebut (Zainil Ghulam) selain peserta dari IAIS, para kaprodi IAIS juga bergabung dengan 416 kaprodi dan perwakilan kaprodi sejawa timur.

Acara tersebut juga di sosialisasikan terkait teknis penyusunan kurikulum KKNI, serta sosialisasi pembentukan asosiasi program studi yang dibagi beberapa cluster, untuk IAI Syarifuddin Lumajang masuk ke Cluster Tapal Kuda Jawa Timur.

Sementara menurut Dr. Muhid, M.S.i, selaku narasumber perwakilan kopertais 4, memaparkan Asosisasi Program Studi KKNI ini merupakan media koordinasi dalam penyusunan dan penerapan kurikulum ini kedepannya di setiap cluster.

Harapannya, semua perguruan tinggi islam di Jawa Timur bisa diterapkan dengan baik. Sementara harapan dari IAIS Syarifuddin sendiri Kurikulum KKNI ini, bisa diterapkan mulai tahun akademik 2016/2017.

 

Cluster Tapal Kuda Sendiri teridiri dari, Pasuruan, Probolinggo, Lumajang, Jember, Situbondo, Bondowoso, Banyuangi, Bali dan Nusra.(soen).

Login SIFA

Mahasiswa Dosen

Login MABA

Calon Mahasiswa